Latest News

Babinsa Mendampingi Warga Menerima BPTPKLW-TNI Di Makodim Salatiga


Salatiga-Ribuan pedagang kaki lima (PKL), pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), serta pedagang warungan, di wilayah Kabupaten Semarang dan Kota Salatiga, menerima bantuan tunai yang disalurkan lewat Kodim 0714/Salatiga.

Bantuan tunai tersebut sebagai kompensasi bagi PKL, pedagang warungan, dan pelaku UMKM, karena terdampak penerapan PPKM Darurat saat pandemi Covid-19.

Setiap penerima bantuan mendapat Rp 1,2 juta tanpa potongan pajak, di mana untuk Kota Salatiga ada 2.000 penerima dan untuk Kabupaten Semarang ada 4.500 penerima, dengan total penerima 6.500 orang.

''Mereka yang berhak menerima bantuan itu, berdasarkan data Dinas Koperasi dan UMKM  masing-masing daerah. Kemudian dilakukan pengecekan di lapangan. Tidak ada duplikasi penerima, karena yang sudah menerima bantuan sejenis dari pemerintah daerah, tidak akan mendapatkan bantuan lagi,'' kata Dandim 0714/Salatiga Letkol Inf Loka Jaya Sembada.

Untuk pengecekan para penerima lapangan melibatkan tiga institusi yakni TNI (Babinsa), Polri (Bhabinkabtimas), dan Pemda (dinas terkait).

Adapun penyerahan bantuan berlangsung di Makodim 0714/Salatiga di Jalan Diponegoro.

Secara simbolis penyerahan dilakukan Dandim 0714/Salatiga Letkol Inf Loka Jaya Sembada, Wali Kota Salatiga Yuliyanto SE MM, Asisten Bidang Kesra Pemkab Semarang Heru Purwantoro, dan Forkopinda Kota Salatiga/Kabupaten Semarang.

Agar tidak terjadi penumpukan penyerahan bantuan dilakukan bertahap, di mana setiap hari ditarget 500 hingga 700 penerima.

Sementara itu Wali Kota Salatiga Yuliyanto berharap agar bantuan tersebut bisa dimanfaatkan sebaiknya, sebagai kompensasi penerapan PPKM Darurat lalu, ketika pedagang tidak dapat berjualan dan omzet usaha menurun drastis.

Yuliyanto berharap bantuan itu sebagai stimultan PKL, UMKM, dan pedagang warungan, agar tetap bersemangat melaksanakan aktivitas perdagangan, sehingga ekonomi daerah kembali pulih.

Sugiyarto (53), warga RT 3 RW 6 Kutowinangun Kidul, Kecamatan Tingkir Salatiga berterima kasih dengan adanya bantuan tersebut.produsen rempeyek tersebut mengaku saat pandemi ini penjualan merosot drastis, terlebih saat penerapan PPKM Darurat.(surya/pendim0714)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar