Latest News

pasar tradisional diawasi secara maksimal dengan melakukan pendekatan secara persuasif dan humanis


Suruh,Kab Semarang-Penyebaran virus corona atau Covid-19 di Jawa Tengah belum mereda, malah terjadi peningkatan jumlah yang terpapar meski berbagai upaya sudah diberlakukan. Penegakan disiplin protokol kesehatan pun harus lebih ditingkatkan dalam penerapan di tengah-tengah masyarakat.

Menyikapi situasi tersebut, pemerintah Kabupaten Semarang bersinergi dengan seluruh aparat keamanan untuk menegakkan disiplin protokol kesehatan agar penularan Covid-19 bisa diputus mata rantainya. Sehingga tidak terjadi lagi peningkatan terhadap penyebaran virus ini.

Semua tempat keramaian terutama lokasi wisata dan pasar tradisional diawasi secara maksimal dengan melakukan pendekatan secara persuasif dan humanis. Diharapkan masyarakat secara sadar mau bekerjasama dalam menegakkan disiplin protokel kesehatan hingga batas waktu dimana pandemi Covid-19 ini berakhir.

Untuk membantu pemerintah dalam penanganan Covid-19, Babinsa yang ada di wilayah Kabupaten Semarang terus aktif melaksanakan kegiatan imbauan dan sosialisasi disiplin protokol kesehatan. Dengan harapan dapat menciptakan kondisi masyarakat yang patuh dan sadar melaksanakan aturan dalam penerapan protokol kesehatan.

Babinsa Koramil 08/Suruh yang dipimpin oleh Serka Sri Moelyadi bersama Anggota Polsek Suruh melaksanakan penegakan disiplin protokol kesehatan, sekaligus sosialisasi 4M  (Memakai masker, Mencuci tangan dan Menjaga jarak,Menghindari Kerumunan) dan sosialisasikan gerakan Jateng dirumah saja, tgl 6-7 Februari 2021 besok di Pasar tradisional Suruh Kabupaten Semarang,Jumat (05/02)

Kepada pedagang, Serka Sri Mulyadi menyampaikan kepada pengunjung pasar untuk menggunakan alat pelindung diri dalam masa pandemi Covid-19 ini. “Tolong maskernya dipakai dan jangan lepas masker jika berada di luar rumah. Supaya proses penularan virus corona tidak terjadi,” jelasnya.

Ia menambahkan, agar masayarakat tetap menjaga jarak aman dengan orang lain, gunakan cara lain dalam menyapa dengan tidak bersentuhan langsung serta mencuci tangan pakai sabun.serta selama 2 hari (6-7 Februari)agar mengurangi aktifitas diluar rumah

“Semoga kegiatan ini bisa menjadi upaya terbaik dalam mengajak masyarakat. Dengan bersama-sama menegakkan disiplin terhadap protokol kesehatan untuk menciptakan masyarakat Pelalawan sehat dan terhindar dari penularan Covid-19,” pungkasnya.(Pendim0714)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar