Latest News

Merti Desa,Tradisi Yang Masih di pertahankan Di Desa Gemawang

Pernah mendengar kata merti desa? Suatu upacara adat yang mungkin tak asing bagi kita. Dimana Tradisi yang untuk saat ini masih terus lestari tak hanya menentramkan hati, namun juga memberikan kebanggaan atas ragam kekayaan budaya di negeri ini. Sebuah tradisi yang perlu dilestarikan, Karena semakin kekinian, tradisi ini mulai di tinggalkan, acara ini masih tetap berlangsung, walaupuntidak banyak lagi yang melakukannya.

Merti desa, sering disebut juga bersih desa, hakikatnya adalah simbol rasa syukur masyarakat kepada Yang Maha Kuasa atas limpahan karunia yang diberikan-Nya. Karunia tersebut bisa berujud apa saja, seperti kelimpahan rezeki, keselamatan, serta ketentraman dan keselarasan hidup. Bahkan orang Jawa percaya, ketika sedang dilanda duka dan tertimpa musibah pun, masih banyak hal yang pantas disyukuri. Masih ada hikmah dan pelajaran positif yang dapat dipetik dari terjadinya sebuah petaka. Di samping itu, rasa syukur juga bisa menjadi pelipur sekaligus sugesti yang menghadirkan ketenangan jiwa.

Merti desa biasanya dilakukan pada bulan bulan tertentu, dalam kalender jawa,seperti yang dilaksanakan oleh Danramil 11/Jambu bersama warga Dusun Krajan Desa Gemawang Kecamatan Jambu kabupaten Semarang yang melaksanakan kegiatan ini hari minggu kemarin(17/02).

Dengan menggelar Doa bersama dijalan dusun Kapten Inf Qodir bersama warga duduk bersama beralaskan Tikar mengharap Ridho Allah SWT agar senantiasa Desa Gemawang diberikan limpahan berkah dan dijauhkan dari Bencana.(Pendim0714)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar