Latest News

Dandim 0714/Salatiga Hadiri Kegiatan Hari Kesehatan Dunia Tahun 2018







Salatiga, Sebanyak 34 stan kesehatan ramaikan kegiatan peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke - 54 tahun 2018, dengan tema 'Salatiga Sehat Bugar, Produktif Cegah Stunting Itu Penting', yang di gelar di lapangan Pancasila Salatiga, Senin (12/11/2018).

Seluruh stan tersebut memberikan pelayanan kesehatan sesuai dengan keunggulan yang dimilikinya, selain itu masih ada senam bersama yang diikuti oleh berbagai komunitas pecinta senam di Kota Salatiga.

Menyambut acara tersebut Wakil Walikota Salatiga Muh. Haris, S.S., M.Si., menyampaikan, "Pada kesempatan yang baik ini, akan saya sampaikan beberapa capaian Pemerintah Kota Salatiga melalui Dinas Kesehatan Kota Salatiga dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat sampai pada tahun 2018. Dalam upaya mendekatkan akses pelayanan kesehatan melalui perlindungan finansial, Pemerintah Kota Salatiga telah membayarkan iuran bagi Penerima Bantuan luran (PBI) melalui APBN tahun 2017 sebanyak 39.820 jwa dan PBI APBD sebanyak 20.996 jiwa, fasilitas kesehatan tingkat pertama yang menerima layanan JKN sejumlah 29 yang terdiri dari 6 puskesmas 14 klinik dan 9 dokter praktek. Untuk capaian program HIV AIDS melalui upaya terobosan Temukan, Obati, Pertahankan pengobatan ARV (TOP) sampai 2017 telah diberikan ARV sebanyak 191 Orang dengan HIV/AIDS (ODHA). Dalam Upaya pengendalian TBC melalui upaya Inovasi Temukan Obati Sampai Sembuh (TOSS), dengan menerapkan integrasi kegiatan Program Indonesia Sehat Pendekatan Keluarga(PIS-PK), diperoleh success rate minimal 85,4% sampai 2017, proporsi status gizi sangat pendek dan pendek pada Balita tahun 2018 sebesar 15,57%. dangkan capaian stop buang air besar sembarangan atau Open Defecation Free (ODF) tahun 2017 sebanyak 6 kelurahan, kemudian disusul oleh 17 kelurahan lainnya pada tahun 2018 ini," sambut Wakil Walikota M. Haris, S.S., M.Si.

Lebih lanjut Wakil Walikota M. Haris menyampaikan, "Sehingga semua kelurahan dan kecamatan Salatiga sudah dinyatakan ODF tingkat Provinsi Jawa Tengah. Selain keberhasilan diatas kita juga masih menghadapi tantangan permasalahan kesehatan yang terjadi di Indonesia, diantaranya yakni masih tingginya angka kematian ibu, tingginya angka kurang gizi, penyakit menular dan tidak menular. Hal ini harus segera diselesaikan jika kita ingin meningkatkan kualitas hidup saat ini dan masa yang akan datang. Untuk itu, saya berpesan kepada Kepala Dinas Kesehatan dan Kepala Puskesmas agar mengerahkan potensi yang dimiliki dalam rangka menyelesaikan permasalahan kesehatan di daerah masing - masing. Puskesmas dan tenaga kesehatan bersama dengan semua unsur lintas sektor saling bekerja sama dalam upaya senantiasa hidup bersih dan sehat," imbuh M. Haris.

Menutup sambutannya Wakil Walikota Muh Haris mengajak seluruh insan kesehatan yang agar menjadikan peringatan hari kesehatan nasional tahun ini sebagai momentum untuk merefleksikan kembali capaian kinerja dibidang kesehatan.

"Saat ini alokasi anggaran untuk bidang kesehatan yang siapkan oleh pemerintah cukup besar, sehingga besar harapan saya agar permasalahan kesehatan tersebut dapat diselesaikan dengan sebaik - baiknya. Dalam kesempatan ini saya mengajak seluruh insan kesehatan baik di jajaran Pemerintah Kota Salatiga agar menjadikan Peringatan Hari Kesehatan Nasional ke - 54, sebagai momentum untuk merefleksikan kembali sejauh mana keberhasilan Pembangunan Kesehatan. Selanjutnya, saya juga memberikan apresiasi kepada semua pihak yang telah mendukung terlaksananya Program Kesehatan, baik lintas program maupun lintas sektor, akademisi, kepala daerah, pelaku usaha, organisasi masyarakat dan seluruh masyarakat Kota Salatiga," tandas M. Haris.

Usai memberikan sambutan, Wakil Walikota menyaksikan penandatanganan Piagam Stop BABS tingkat kecamatan, yaitu Tingkir, Sidorejo dan Sidomukti, serta menyempatkan diri untuk mengunjungi stan kesehatan yang ada.


Acara peringatan Hari Kesehatan Nasional ke - 54 kali ini, juga dihadiri oleh Letkol Inf. Prayogha Erawan selaku Dandim 0714/Salatiga, Wakapolres Salatiga Kompol Kristanto Budi Nur Setiya, S.Sos., Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Salatiga dr. Pamuji Eko Sudarko, Seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kota Salatiga dan lebih kurang 2.500 masyarakat Kota Salatiga.(Pendim0714)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar