Latest News

Setelah Sebulan Pelaksanaan TMMD Sengkuyung Tahap III Di Wilayah Kota Salatiga, Upacara Penutupan Dilaksanakan di Lapangan SMAN 2 Salatiga



Pada tanggal 27 September 2017, pukul 08.00 WIB, bertempat di lapangan SMAN 2 Tegalrejo Kelurahan Tegalrejo Kec Argomulyo Kota Salatiga, telah berlangsung upacara penutupan TMMD sengkuyung III dengan tema " Dengan semangat kemanunggalan TNI dan rakyat kita percepat pembangunan di daerah guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat dalam rangka menjaga keutuhan wilayah NKRI" , adapun Irup Dandim 0714/Salatiga Letkol Kav.Asjur Bahasoan dan Danup Pasiops Kodim  0714/Salatiga Kapten Kav. Sudarto , yang diikuti lebih kurang 350 orang.

Hadir dalam kegiatan, Forkopimda Salatiga,  Kasdim 0714/Salatiga Mayor Kav Burhanuddin, Kaminvet Salatiga Mayor Inf Sungatno
Pasi Ter korem 073/Makutarama Mayor Inf Arif Isnawan, Kepala Dinas pariwisata Salatiga Sri Danujo SE,  Assisten 3 Pemkota Salatiga Fakrurozi,  Kadishub Adi Suprapto,  Denpom Salatiga Lettu Cpm. Yulizar 
Muspika se kota Salatiga, Para SKPD Kota Salatiga, Toga dan Tomas Salatiga, Anggota Yonzipur 4/TK, Anggota Korem 073/Makutarama,  Anggota Kodim 0714/Salatiga, Anggota Polres Salatiga,  Anggota Pol PP Salatiga,  Linmas .PNS Salatiga,  Menwa Salatiga

Dalam amanat Kasad yang di bacakan Irup,   Atas nama semua prajurit TNI, perkenankan saya menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh masyarakat Indonesia atas doa restu sehingga peringatan ke-72 HUT TNI berjalan lancar, sekaligus permohonan maaf apabila ada hal-hal yang belum memuaskan masyarakat. Selanjutnya, pada kesempatan yang baik ini TNI juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat bahwa sesuai hasil survey pada bulan Oktober 2017 ini, Litbang Kompas bahwa TNI menempati posisi tertinggi sebagai institusi yang dipercaya oleh rakyat. Pada hasil survei tersebut, tingkat kepercayaan publik kepada TNI mencapai 94%.Tingginya kepercayaan rakyat terhadap TNI mengindikasikan bahwa kedekatan dan kemanunggalan TNI dan rakyat semakin baik. Bagi TNI, khususnya TNI AD, hal ini adalah modal utama dalam pembangunan inti kekuatan pertahanan Negara yang bersifat semesta, Slogan Bersama Rakyat TNI Kuat, yang ditetapkan sebagai tema HUT TNI yang baru lalu, bukanlah semata-mata Kalimat yang dibuat supaya manis didengar, tetapi karena TNI sangat menyadari dahsyatnya kekuatan kebersamaan dalam mempertahankan kedaulatan dan mengawal eksistensi NKRI. Oleh karenanya, sebagai bagian dari sistem nasional, TNI AD terus berusaha mengambil bagian dari upaya peningkatan kesejahteraan rakyat dan mewujudkan kemanunggalan
TNI Rakyat sebagai kekuatan pertahanan. Secara universal, tugas tentara memang untuk berperang, tetapi pada masa damai, tentara akan turun kelapangan untuk membantu kesulitan rakyatnya dan membantu program pembangunanpemerintahnya, karena pada masa damai sesungguhnya merupakan suatu masa dimana Negara sedang menyiapkan diri untuk berperang, TNI AD mengalokasikan anggaran yang cukup besar untuk pelaksanaan TMMD diseluruh Indonesia. Melalui program TMMD, kita juga membangun dan membangkitkan kembali nilai-nilai kebersamaan dan gotong royong guna membantu percepatan program pemerintah dalam upaya peningkatan kesejahteraan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat, terutama di pedesaan. Hal ini sejalan dengan tema diangkat Kemandirian Pembangunan Meningkatkan Masyarakat' dan Kesejahteraan Tema ini selaras dengan Nawa Cita Presiden Republik Indonesia, Ir. Joko Widodo, yang salah satunya adalah membangun Indonesia dari dan dengan memperkuat desa dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia, Semangat kebersamaan dan kemanunggalan antara TNI-Rakyat dengan selalu hadir tengah-tengah masyarakat untuk membantu mengatasi permasalahan yang dihadapi serta melakukan upaya-upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekeliling kita. Kedua, tingkatkan semangat gotong royong yang merupakan salah satu dari nilai luhur Bangsa Indonesia sebagai upaya menjaga imunitas Bangsa dalam menghadapi berbagai ancaman, tantangan, hambatan dan gangguan terhadap keutuhan wilayah dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia Ketiga, pelihara dengan baik hasil pembangunan program TMMD ke-100 baik fisik maupun non fisik, agar manfaatnya dapat dinikmati oleh seluruh
masyarakat dalam kurun waktu yang lama, Secara menyeluruh terhadap pelaksanaan TMMD ke-100 sebagai bahan perbaikan pada TMMD mendatang Kelima, kepada para Prajurit yang tergabung dalam Satgas TMMD, saya ucapkan terima kasih atas dedikasi,
pengabdian dan keria keras yang telah kalian tunjukkan selama pelaksanaan kegiatan ini sehingga dapat selesai dengan baik, aman dan lancar. Segera kembali ke induk pasukan masing masing dan perhatikan faktor keamanan selama dalam perjalanan,


Dalam Kegiatan TMMD Sengkuyung Tahap III telah diselesaikan Sasaran Fisik.
1) Pekerjaan  Makadam dan pengaspalan jalan penghubung antara wilayah RW.9 Ngemplak Kelurahan Kumpulrejo, Kec. Argomulyo dengan RW.2 Dusun Pendingan Desa Sumogawe Kec. Getasan Kab. Semarang dengan Panjang 349 m dan lebar 3 m.
2) Pekerjaan Saluran Air panjang 346 meter lebar 40 cm dalam 50 cm.
3) Strifing tebing panjang 279 meter lebar 2 meter.

b. Sasaran non fisik melaksanakan penyuluhan-penyuluhan, meliputi :
1) PPBN dan Wasbang,2) Narkoba dan Kamtibmas, 3) Hukum
4) Sertifikat Tanah,5) Agama, 6) Perekonomian, Industri dan Koperasi.
7) Ketenaga kerjaan, 8) Pertanian,9) Keluarga Berencana, 10) Kesehatan, 11) Perlindungan Masyarakat, 12) Ketrampilan serta
13) Hiburan rakyat. Minggu(29/10)#pendim0714

Tidak ada komentar:

Posting Komentar