Latest News

Mayor Inf Rahmatullah Bersama Forkopinda Serta FKUB Kabupaten Semarang Menghadiri Acara Silaturahmi Antar Umat Beragama Se Kabupaten Semarang.

6 September 2017 pukul 12.00 sd 13.25 WIB di Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang berlangsung kegiatan Silaturahmi Antar Umat Beragama Kabupaten Semarang dan Pernyataan Sikap terkait permasalahan Rohingya Myanmar dengan tema "Merajut Kebhinekaaan Dalam Rangka Memperkokoh NKRI". Kegiatan dihadiri sekitar 70 orang.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Bupati dan Wakil Bupati Semarang, Kapolres Semarang Akbp V. Thirdy Hadmiarso, SIk, Pabung Dim 0714/Salatiga Mayor Inf Rahmatullah, Kajari Kab. Semarang Raharjo Budi, SH, MH, Ketua Pengadilan Agama Kab. Semarang Abdul Hakim, M.Hum, Kepala Pengadilan Negeri Kab. Semarang Lilik Prisanto, M.Hum, .Kepala Kantor Kemenag Kab. Semarang, Wakil Ketua DPRD Kab. Semarang Asof, Ketua MUI Kab. Semarang Drs H. Miftahudin, Ketua FKUB Kab. Semarang dan anggota, Ketua Dewan Mesjid Indonesia Kab. Semarang H. Zaenal Abidin, Ketua Perwakilan Umat Budha Kab. Semarang, Ketua Perwakilan Umat Hindu Parisada Kab. Semarang, Ormas NU, Pemuda/Generasi Lintas Agama Kab. Semarang

Kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Do'a.
H. Sinwani (Ketua FKUB Kab. Semarang) dalam sambutan pembuka, Tujuan kegiatan Silaturahmi Antar Umat Beragama Kabupaten Semarang dan Pernyataan Sikap terkait permasalahan Rohingya Myanmar dengan tema "Merajut Kebhinekaaan Dalam Rangka Memperkokoh NKRI". Diharapkan dengan silaturahmi ini, kondusifitas Kab. Semarang terus terjaga, terutama terkait adanya ajakan di media sosial agar umat islam melakukan aksi unjuk rasa pada 8 September 2017, Selain itu, kegiatan ini bertujuan agar dapat merajut kebhinekaan dalam rangka memperkuat NKRI.

Pembacaan pernyataan Sikap Forum Komunikasi Umat Beragama Kabupaten Semarang Menyikapi Permasalahan Etnis Rohingya, Pernyataan Sikap diawali dari Walubi, sebagai berikut, Kami sebagai umat beragama Budha mengutuk peristiwa kekerasan etnis Rohingya di Myanmar, Kami mengharap agar pemerintah Myanmar segera mengambil sikap untuk menuntaskan kekerasan pada etnis Rohingya di Myanmar, Umat Budha di Myanmar Agar menghentikan kekerasan terhadap muslim Rohingya karena Budha mengajarkan kasih sayang dan kedamaian.

Pernyataan FKUB Kab. Semarang Semarang, Masyarakat Kab. Semarang jangan terpancing isu-isu di media sosial yang belum tentu kebenarannya., Masyarakat Kab. Semarang menjalin kerukunan antar umat beragama dalam masyarakat berbangsa dan bernegara, Kita harus menyikapi dengan bijak terkait isu-isu yang beredar di media sosial,
Kita semua masyarakat Kab. Semarang mendoakan saudara kita muslim Rohingya di Myanmar dan mengutuk keras tindak kekerasan terhadap etnis Rohingya serta agar segera cepat terselesaikan dari kasus kekerasan yang menimpa, Umat Islam di Kab. Semarang tidak mengikuti aksi bela islam yang akan dilaksanakan di Borobudur karena Candi Borobudur merupakan situs cagar budaya yang harus dilestarikan.

Dalam sambutannya Pabung Kodim 0714/Salatiga menyampaikan, Kegiatan hari ini adalah untuk menyikapi kejadian di Myanmar. Untuk itu tidak perlu terpengaruh dengan pemberitaah di Medsos karena pemerintah Indonesia telah mengirimkan Menlu. Dimana hanya Indonesia satu-satunya negara yang masih bisa diterima di Myanmar, Mari kita sama-sama menjaga kebersamaan, kekompakan khususnya di Kab. Semarang,  Peristiwa di Myanmar menjadi masukan bagi kita. Semoga kebhinekaan tetap bisa kita jaga demi NKRI. Kamis (07/09)#pendim0714


Tidak ada komentar:

Posting Komentar